Selasa, 29 Januari 2013

PENGARUH MAKANAN TERHADAP PERILAKU

Suatu ketika Syeikh Muhammad Abduh mengunjungi Perancis. Beberapa mahasiswa menanyakan padanya tentang alasan ajaran Islam mengharamkan babi. "Umat Islam mengatakan babi itu haram karena memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikroba, dan bakteri-bakteri berbahaya. Sekarang, semua itu sudah hampir tidak ada karena babi dipelihara di peternakan modern, kebersihannya terjamin, dan proses sterilisasi yang sudah memadai. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteri dan mikroba berbahaya?"


Muhammad Abduh tidak langsung menjawab. Dengan cerdik beliau minta dihadirkan 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina, serta 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina.

Mereka bertanya, "Untuk apa semua ini?"

"Penuhi apa yang saya minta, maka akan saya perlihatkan satu rahasia," jawab Syeikh

Mereka memenuhi permintaan Muhammad Abduh. Pemikir Islam ini segera mengurung 2 ekor ayam jantan bersama 1 ekor ayam betina dalam 1 kandang. Apa yang terjadi? Dua ekor ayam jantan itu berkelahi dan
saling membunuh untuk mendapatkan ayam betina. Setelah itu Muhammad Abduh melepas 2 ekor babi jantan dg 1 ekor babi betina. Kali ini, mereka menyaksikan sebuah "keanehan". Tidak ada sedikit pun perkelahian utk memperebutkan babi betina. Tanpa rasa cemburu dan harga diri, babi jantan yang satu justru membantu babi jantan lainnya melaksanakan hajat seksualnya. Mengapa hal ini terjadi? "

Saudara-saudariku semua, daging babi membunuh 'ghirah' orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian.
Seorang lelaki dari kalian membiarkan istrinya bersama lelaki lain, tanpa rasa cemburu.
Seorang bapak di antara kalian melihat anak perempuannya bersama lelaki asing, tapi kalian membiarkannya tanpa rasa cemburu dan was-was.
Sesungguhnya, daging babi itu menularkan sifat-sifat buruk pada orang yang memakannya.

Muhammad Abduh kemudian memberikan contoh-contoh baik dalam syariat Islam. Misalnya, Islam mengharamkan beberapa jenis ternak dan unggas yang berkeliaran serta memakan kotorannya. Siapapun yang ingin menyembelihnya harus mengurungnya selama beberapa hari serta memberinya pakan yg sesuai. Mengapa? Agar perutnya terbebas dari kotoran-kotoran yang mengandung bakteri dan mikroba berbahaya yang bisa menular pada manusia. Itulah hukum Allah. Itulah perlindungan dan kasih sayang Al-Khaliq kepada manusia.

(Disalin dr buku "Haram Bikin Seram" karya Tauhid Nur Azhar)

Basmalah, Kalimat Keramat Yang Sering Terlewat dan Terlupa Maknanya

 Kalimat sederhana dan paling populer adalah kalimat basmalah atau bismillah. Meski demikian ia kalimat paling keramat dan paling agung. Bagaimana tidak, kalimat yang lafadl lengkapnya “باسم الله الرحمن الرحيم” (bismillahirrahmanirrahiim) diulang sebanyak 114 kali di dalam Al-Quran di setiap awal surat Al-Quran (kecuali di awal surat At-Taubah).

Namun sayangnya, kebanyakan kita lebih sering menganggapnya enteng, ringan dan sederhana saja. Bahkan seringan aktivitas kita terlewat tanpa mengawalinya dengan basmalah. Makan, minum, keluar rumah, dan memulai pekerjaan-pekerjaan lain tanpa basmalah. Jika diucapkannya pun seakan menjadi rutinitas tanpa pemaknaan mendalam akan maknanya.


Dalam bahasa Arab kata basmalah disebut redaksi naht yakni istilah yang diambil dari rangkaian dua kata atau lebih yang menjadi satu yakni bi-ismu-Allah agar lebih mudah diucapkan. Seperti kata orang Hadlramaut disingkat menjadi Hadlramy.

Bukan Sekadar Nama

Lafadl basmalah dengan arti lengkap “Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang” kadang juga ada yang berseloroh; “apalah arti sebuah nama.” Padahal nama adalah tanda, simbol, identitas, bahkan tak sering terkandung visi dan misi. Nama yang disandang manusia juga sering bermakna doa. Dengan nama itu sesuatu bisa dikenal dan dibedakan. Sebagian orang membanggakan namanya. Karena itu, hal pertama yang diajarkan oleh Allah kepada Adam. Karenanya, kata ism dalam bahasa Arab berasal dari dua kata bermakna tanda dan tanpak di atas (tinggi).

Nama yang disebut pun bukan nama sembarangan. Ia adalah nama “Allah”; nama dzat Tuhan yang Agung Pencipta alam raya ini dengan sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim: nama Allah yang diambil dari kata “rahmat” yang menunjukkan melimpahnya rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya di dunia dan akhirat.

Imam Ar-Razi berkata, “Mengetahui nama harus didahului dengan mengetahui pemilik nama. Kata bi (dengan) memiliki makna “terkait langsung dengan perbuatan seseorang”. Maksudnya ketika seseorang baca basmalah maka dia mengucapkan; dengan nama Allah aku memulai mengerjakan ketaatan. Jika taawudl adalah menafikan segala keyakinan dan amal yang tidak benar, maka bismillah menetapkan keyakinan dan amaliyah yang layak. Ini akan jelas bila merenungi dan memahami semua keyakinan yang benar dan amal shalih.”

Makna Mengawali Segala Aktivitas dengan Basmalah

Membaca basmalah di awal segala pekerjaan dan aktivitas adalah wajib. Setiap mengawali membaca surat Al-Quran, kecuali surat At-Taubah, makan minmum, berpakaian, masuk keluar masjid, berkendara dan setiap aktivitas. Terutama lagi ketika hendak menyembelih hewan kurban atau sembelihan lainnya yang menjadi syarat halalnya daging sembelihan tersebut.

Meskipun hadits ‘Kullu amrin dzii baalin laa yubda’u fiihi bibismillaahi fahuwa abtar.’ “Setiap perbuatan penting yang tidak diawali dengan basmalah maka ia
terputus” dilemahkan oleh para ulama.” (Hadits ini dikeluarkan oleh Al Khathib dalam Al Jami’ (2/69,70) namun sebagian ulama meng-hasan-kannya.

Hadits lain tentang mengawali makanan, menyembelih, keluar rumah adalah hadits-hadits shahih.

Lantas apa sesungguhnya makna mengucapkan basmalah dalam setiap aktivitas? Huruf ba’ dalam kata bismillah memiliki dua makna; lil mushohabah (penyertaan) dan lil isti’anah (meminta tolong). Syekh Utsaimin menambahkan, ada makna tawassul dan juga memohon keberkahan.

Selain itu, jika seseorang mengatakan “atas nama rakyat, saya ….” maknanya bisa bermakna otoritas dan kekuatan atau mewakili.

Berdasarkan hal di atas, para ulama meringkas basmalah memiliki makna-makna sebagai berikut:

1. Bismillah adalah deklarasi tawakal seorang mukmin kepada Allah.

Dengan bismilllah, seseorang harus mengembalikan tauhidnya dengan bertawakal penuh kepada Allah dalam segala masalah. Karena itu Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Jika seseorang keluar rumah dan membaca  “bismillahi tawakkaltu alallahi laa haula wala quwwata illa billah” maka dikatakan kepadanya, “Cukuplah (bagimu Allah), engkau mendapat petunjuk, engkau terjaga dan tercukupi.” (HR. Nasai dan Baihaqi)

2. Bismillah adalah deklarasi keimanannya bahwa kehendak Allah di atas segalanya.

Ia harus menghadirkan keyakinan penuhnya bahwa manusia hanya berusaha sementara yang menentukan segala urusan adalah Allah.

3. Menyertakan dzikrullah Allah dalam setiap aktivitas.

Bismillah adalah dzikir seorang mukmin. Setiap setiap aktivitas tak boleh lepas dari mengingat Allah. Dengan demikian, aktivitas itu meski bersifat dunia tetap akan bernilai ibadah.

4. Mengingatkan perjanjian hamba kepada-Nya agar selalu taat.

Saat seseorang mengatasnamakan Allah dalam aktivitasnya, maka ia sadar bahwa dia memiliki janji yang pernah diikrarkan untuk selalu taat dan tidak keluar dari tauhid.

5. Merasakan kebersamaan Allah.

Dengan bismillah, seorang mukmin selalu merasa diawasi oleh Allah. Bila dalam rangka kebaikan maka Allah akan menolongnya. Jika menyimpang maka Allah akan dihindarkan dari keberkahan.

6. Menyadari alam raya ini satu kesatuan hamba Allah.

7. Menyadari nikmat Allah kepada hambanya dan mengakui rahmat-Nya.

8.  Memohon berkah selalu dalam setiap aktivitas.

9. Menyatakan kebutuhan kepada Allah yang Maha Kuasa.

10. Memuji Allah yang Maha Sempurna dengan nama dan sifat-Nya.

11. Merasakan kemahakuasaan Allah.

12. Jika diawali dengan nama Allah mengharuskan diakhiri dengan memuji Allah.

Keajaiban Basmalah

Konon dalam sebuah penelitian, bacaan basmalah bukan hanya berpengaruh kepada manusia saja namun juga kepada benda di dekatnya, terutama air. Gelombang suara mempengaruhi susunan air dan ia mampu menyimpan informasi dari gelombang suara yang dibacakan. Untuk selanjuta air yang dibacakan itu jika diminum akan memberikan efek positif dan mengobati orang yang meminumnya.

Karenanya, seharusnya seseorang yang hendak melakukan aktivitas sejenak memejamkan mata, membaca bismillahirrahmanirrahim dan menghadirkan makna-makna-Nya yang agung dalam dirinya. Wallahu a’lam bishawab. (Ahmad Tarmudli)

Basmalah, Kalimat Keramat Yang Sering Terlewat dan Terlupa Maknanya

 Kalimat sederhana dan paling populer adalah kalimat basmalah atau bismillah. Meski demikian ia kalimat paling keramat dan paling agung. Bagaimana tidak, kalimat yang lafadl lengkapnya “باسم الله الرحمن الرحيم” (bismillahirrahmanirrahiim) diulang sebanyak 114 kali di dalam Al-Quran di setiap awal surat Al-Quran (kecuali di awal surat At-Taubah).

Namun sayangnya, kebanyakan kita lebih sering menganggapnya enteng, ringan dan sederhana saja. Bahkan seringan aktivitas kita terlewat tanpa mengawalinya dengan basmalah. Makan, minum, keluar rumah, dan memulai pekerjaan-pekerjaan lain tanpa basmalah. Jika diucapkannya pun seakan menjadi rutinitas tanpa pemaknaan mendalam akan maknanya.


Dalam bahasa Arab kata basmalah disebut redaksi naht yakni istilah yang diambil dari rangkaian dua kata atau lebih yang menjadi satu yakni bi-ismu-Allah agar lebih mudah diucapkan. Seperti kata orang Hadlramaut disingkat menjadi Hadlramy.

Bukan Sekadar Nama

Lafadl basmalah dengan arti lengkap “Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang” kadang juga ada yang berseloroh; “apalah arti sebuah nama.” Padahal nama adalah tanda, simbol, identitas, bahkan tak sering terkandung visi dan misi. Nama yang disandang manusia juga sering bermakna doa. Dengan nama itu sesuatu bisa dikenal dan dibedakan. Sebagian orang membanggakan namanya. Karena itu, hal pertama yang diajarkan oleh Allah kepada Adam. Karenanya, kata ism dalam bahasa Arab berasal dari dua kata bermakna tanda dan tanpak di atas (tinggi).

Nama yang disebut pun bukan nama sembarangan. Ia adalah nama “Allah”; nama dzat Tuhan yang Agung Pencipta alam raya ini dengan sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim: nama Allah yang diambil dari kata “rahmat” yang menunjukkan melimpahnya rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya di dunia dan akhirat.

Imam Ar-Razi berkata, “Mengetahui nama harus didahului dengan mengetahui pemilik nama. Kata bi (dengan) memiliki makna “terkait langsung dengan perbuatan seseorang”. Maksudnya ketika seseorang baca basmalah maka dia mengucapkan; dengan nama Allah aku memulai mengerjakan ketaatan. Jika taawudl adalah menafikan segala keyakinan dan amal yang tidak benar, maka bismillah menetapkan keyakinan dan amaliyah yang layak. Ini akan jelas bila merenungi dan memahami semua keyakinan yang benar dan amal shalih.”

Makna Mengawali Segala Aktivitas dengan Basmalah

Membaca basmalah di awal segala pekerjaan dan aktivitas adalah wajib. Setiap mengawali membaca surat Al-Quran, kecuali surat At-Taubah, makan minmum, berpakaian, masuk keluar masjid, berkendara dan setiap aktivitas. Terutama lagi ketika hendak menyembelih hewan kurban atau sembelihan lainnya yang menjadi syarat halalnya daging sembelihan tersebut.

Meskipun hadits ‘Kullu amrin dzii baalin laa yubda’u fiihi bibismillaahi fahuwa abtar.’ “Setiap perbuatan penting yang tidak diawali dengan basmalah maka ia
terputus” dilemahkan oleh para ulama.” (Hadits ini dikeluarkan oleh Al Khathib dalam Al Jami’ (2/69,70) namun sebagian ulama meng-hasan-kannya.

Hadits lain tentang mengawali makanan, menyembelih, keluar rumah adalah hadits-hadits shahih.

Lantas apa sesungguhnya makna mengucapkan basmalah dalam setiap aktivitas? Huruf ba’ dalam kata bismillah memiliki dua makna; lil mushohabah (penyertaan) dan lil isti’anah (meminta tolong). Syekh Utsaimin menambahkan, ada makna tawassul dan juga memohon keberkahan.

Selain itu, jika seseorang mengatakan “atas nama rakyat, saya ….” maknanya bisa bermakna otoritas dan kekuatan atau mewakili.

Berdasarkan hal di atas, para ulama meringkas basmalah memiliki makna-makna sebagai berikut:

1. Bismillah adalah deklarasi tawakal seorang mukmin kepada Allah.

Dengan bismilllah, seseorang harus mengembalikan tauhidnya dengan bertawakal penuh kepada Allah dalam segala masalah. Karena itu Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Jika seseorang keluar rumah dan membaca  “bismillahi tawakkaltu alallahi laa haula wala quwwata illa billah” maka dikatakan kepadanya, “Cukuplah (bagimu Allah), engkau mendapat petunjuk, engkau terjaga dan tercukupi.” (HR. Nasai dan Baihaqi)

2. Bismillah adalah deklarasi keimanannya bahwa kehendak Allah di atas segalanya.

Ia harus menghadirkan keyakinan penuhnya bahwa manusia hanya berusaha sementara yang menentukan segala urusan adalah Allah.

3. Menyertakan dzikrullah Allah dalam setiap aktivitas.

Bismillah adalah dzikir seorang mukmin. Setiap setiap aktivitas tak boleh lepas dari mengingat Allah. Dengan demikian, aktivitas itu meski bersifat dunia tetap akan bernilai ibadah.

4. Mengingatkan perjanjian hamba kepada-Nya agar selalu taat.

Saat seseorang mengatasnamakan Allah dalam aktivitasnya, maka ia sadar bahwa dia memiliki janji yang pernah diikrarkan untuk selalu taat dan tidak keluar dari tauhid.

5. Merasakan kebersamaan Allah.

Dengan bismillah, seorang mukmin selalu merasa diawasi oleh Allah. Bila dalam rangka kebaikan maka Allah akan menolongnya. Jika menyimpang maka Allah akan dihindarkan dari keberkahan.

6. Menyadari alam raya ini satu kesatuan hamba Allah.

7. Menyadari nikmat Allah kepada hambanya dan mengakui rahmat-Nya.

8.  Memohon berkah selalu dalam setiap aktivitas.

9. Menyatakan kebutuhan kepada Allah yang Maha Kuasa.

10. Memuji Allah yang Maha Sempurna dengan nama dan sifat-Nya.

11. Merasakan kemahakuasaan Allah.

12. Jika diawali dengan nama Allah mengharuskan diakhiri dengan memuji Allah.

Keajaiban Basmalah

Konon dalam sebuah penelitian, bacaan basmalah bukan hanya berpengaruh kepada manusia saja namun juga kepada benda di dekatnya, terutama air. Gelombang suara mempengaruhi susunan air dan ia mampu menyimpan informasi dari gelombang suara yang dibacakan. Untuk selanjuta air yang dibacakan itu jika diminum akan memberikan efek positif dan mengobati orang yang meminumnya.

Karenanya, seharusnya seseorang yang hendak melakukan aktivitas sejenak memejamkan mata, membaca bismillahirrahmanirrahim dan menghadirkan makna-makna-Nya yang agung dalam dirinya. Wallahu a’lam bishawab. (Ahmad Tarmudli)

Sebuah kisah nyata. Sudah berkorbankan kita untuk orant tua kita ?



Salah satu da’i berkata, “Ada seorang laki-laki memiliki hutang, dan pada suatu hari datanglah kepadanya pemilik hutang, kemudian mengetuk pintunya. Selanjutnya salah seorang putranya membukakan pintu untuknya. Dengan tiba-tiba, orang itu mendorong masuk tanpa salam dan penghormatan, lalu memegang kerah baju pemilik rumah seraya berkata kepadanya, “Bertakwalah kepada Allah, bayar hutang-hutangmu, sungguh aku telah bersabar lebih dari seharusnya, kesabaranku sekarang telah habis, sekarang kamu lihat apa yang kulakukan terhadapmu hai laki-laki?!
Pada saat itulah sang anak ikut campur, sementara air mata mengalir dari kedua matanya saat dia melihat ayahandanya ada pada kondisi terhina seperti itu.

Dia berkata,”Berapa hutang yang harus di bayar ayahku?’

Dia menjawab,”Tujuh puluh ribu real.”

Berkata sang anak,”Lepaskan ayahku, tenanglah, bergembiralah, semua akan beres.”

Lalu masuklah sang anak kekamarnya, dimana dia telah mengumpulkan sejumlah uang yang bernilai 27 ribu Real dari gajinya untuk hari pernikahan yang tengah ditunggunya. Akan tetapi dia lebih mementingkan ayahanda dan hutangnya daripada membiarkan uang itu di lemari pakaiannya. Sang anak masuk ke ruangan lantas berkata kepada pemilik hutang, “Ini pembayaran dari hutang ayahku, nilainya 27 ribu Real, nanti akan datang rizki, dan akan kami lunasi sisanya segera dalam waktu dekat Insya Allah.”

Di saat itulah, sang ayah menangis dan meminta kepada lelaki itu untuk mengembalikan uang itu kepada putranya, karena ia membutuhkannya, dan dia tidak punya dosa dalam hal ini. Sang anak memaksa agar lelaki itu mengambil uangnya. Lalu melepas kepergian lelaki itu di pintu sambil meminta darinya agar tidak menagih ayahnya, dan hendaknya dia meminta sisa hutang itu kepadanya secara pribadi.

Kemudian sang anak mendatangi ayahnya, mencium keningnya seraya berkata, “Ayah, kedudukan ayah lebih besar dari uang itu, segala sesuatu akan diganti jika Allah azza wa jalla memanjangkan usia kita, dan menganugerahi kita dengan kesehatan dan ‘afiyah. Saya tidak tahan melihat kejadian tadi, seandainya saya memiliki segala tanggungan yang wajib ayah bayar, pastilah saya akan membayarkan
kepadanya, dan saya tidak mau melihat ada air mata yang jatuh dari kedua mata ayah di atas jenggot ayah yang suci ini.”

Lantas sang ayah pun memeluk putranya, sembari sesegukan karena tangisan haru, menciumnya seraya berkata, “Mudah-mudahan Allah meridhai dan memberikan taufiq kepadamu wahai anakku, serta merealisasikan segala cita-citamu.”

Pada hari berikutnya, saat sang anak sedang asyik melaksanakan tugas pekerjaannya, salah seorang sahabatnya yang sudah lama tidak dilihatnya datang menziarahinya. Setelah mengucapkan salam dan bertanya tentang keadaannya, sahabat tadi bertanya,

“Saudaraku, kemarin, salah seorang manajer perusahaan memintaku untuk mencarikan seorang laki-laki muslim, terpercaya lagi memiliki akhlak mulia yang juga memiliki kemampuan menjalankan usaha. Aku tidak menemukan seorang pun yang kukenal dengan kriteria-kriteria itu kecuali kamu. Maka apa pendapatmu jika kita pergi bersama untuk menemuinya sore ini?”

Maka berbinar-binarlah wajah sang anak dengan kebahagiaan, seraya berkata,
“Mudah-mudahan ini adalah do’a ayah, Allah azza wa jalla telah mengabulkannya.”

Maka dia pun banyak memuji Allah azza wa jalla. Pada waktu pertemuan di sore harinya, tidaklah manajer tersebut melihat kecuali dia merasa tenang dan sangat percaya kepadanya, dan berkata,
“Inilah laki-laki yang tengah kucari.”

Lalu dia bertanya kepada sang anak, “Berapa gajimu?”

Dia menjawab, “Mendekati 5 ribu Real.”
Dia berkata, “Pergi besok pagi, sampaikan surat pengunduran dirimu, gajimu 15 ribu Real, bonus 10% dari laba, dua kali gaji sebagai tempat dan mobil, dan enam bulan gaji akan di bayarkan untuk memperbaiki keadaanmu.”

Tidaklah pemuda itu mendengarnya, hingga dia menangis sambil berkata, “Bergembiralah wahai ayahku.”
Manajer pun bertanya kepadanya tentang sebab tangisannya. Maka pemuda itu pun menceritakan apa yang telah terjadi dua hari sebelumnya. Maka manajer itu pun memerintahkan untuk melunasi hutang-hutang ayahnya. Adalah hasil dari labanya pada tahun pertama, tidak kurang dari setengah milyar Real Berbakti kepada kedua orang tua adalah bagian dari ketaatan terbesar, dan bentuk taqarrub kepada Allah azza wa jalla yang teragung.

Dari hadits Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Amal mana yang paling dicintai oleh Allah?” Maka beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.” Kukatakan lagi, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Kukatakan, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Kemudian jihad di jalan Allah.” [HR.al Bukhari & Muslim]

Al-Mahdi, Kedatangannya Diyakini Semua Golongan


Imam Mahdi(a.s)

BAGI setiap penganut agama, konsep mesianisme atau ideologi agama yang mengajarkan tentang ‘the ultimate salvation of human race’ (penyelamatan akhir bangsa manusia) dari kenistaan, kezaliman dan kehancuran melalui seorang manusia pilihan Tuhan, bukan suatu hal yang aneh dan mengejutkan. Lima agama besar yang mendominasi dunia, yaitu Nasrani (Kristen Protestan dan Katholik Roma), Yahudi, Islam, Hindu dan Budha, menyatakan bahwa mereka meyakini konsep mesianisme.

Ajaran agama Hindu dan Budha memiliki figure mesianistik. Pada salah satu teks kuno India, yaitu Visnu Purana, disebutkan bahwa di penghujung periode kali Yuga (era terburuk dari era-era sebelumnya), akan datang seorang kalki atau ‘Sang Penunggang’ yang merupakan ‘the tenth avatar‘ atau inkarnasi yang kesepuluh dari dewa Wisnu. Menurut catatan riwayat mereka, Kalki akan datang ke dunia sambil menunggangi seekor kuda putih dan menggenggam sebilah pedang api untuk menumpas segala bentuk kejahatan dan mengembalikan nilai-nilai kesucian.
Sedangkan menurut ajaran Budha, disebutkan bahwa Siddhartha Gautama meramalkan datangnya seorang Budha yang lain atau the Budha to come di masa yang akan datang. Budha yang akan datang ini bernama Mettaya (dalam bahasa Sansekerta disebut; Maitreya), artinya adalah cinta. Menurut riwayat mereka, Sang Mettaya akan datang untuk menegakkan sebuah kerajaan ideal di muka bumi. Sebuah kerajaan yang akan memerintah dengan keadilan dan penuh kedamaian.

Agama-agama samawi atau ajaran-ajaran yang berpangkal kepada figure nabi Ibrahim seperti Yahudi, Nasrani dan Islam juga meyakini akan datangnya seorang Mesiah. Umat Yahudi, melalui ajaran Tanakh mempercayai akan datangnya seorang Mesiah Tuhan untuk menegakkan agama, kerajaan Tuhan dan keadilan di muka bumi. Demikian pulahalnyadengan umat Nasrani. Dalam ajaran Bibel, mereka mempercayai kedatangan Yesus yang kedua untuk menegakkan ‘The Heavenly Kingdom on Earth’ atau Kerajaan Surga di bumi dengan kebenaran dan keadilan.

Umat Islam melalui ajaran Kitab Suci Al-Qur’an dan hadits-hadits yang shahih dari baginda Rasulullah saw, juga meyakini akan datangnya seorang manusia yang bergelar Al-Mahdi menjelang akhir zaman untuk menegakkan kembali ajaran Islam
dan kebenaran, menghancurkan kebatilan dan menyebar luaskan keadilan ke seantero bumi. Bersama nabi Isa, Al-Mahdi akan memimpin kaum muslimin untuk menerapkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Meski kelima agama ini, dan beberapa agama dan aliran kepercayaan lain sama-sama meyakini akan munculnya seorang pemimpin dunia yang memenuhi dunia dengan kebenaran dan keadilan; yang diistilahkan dengan Mesiah, Al-Masih, Al-Mahdi, ratu adil dan nama-nama lain yang cukup beragam, namun bukan berarti keyakinan semua agama dan aliran kepercayaan ini sama. Justru, keyakinan masing-masing agama dan aliran kepercayaan tentang detail-detail perihal Messiah atau Al-Mahdi ini sangat beragam dan berbeda, seperti keberagaman jenis agama dan aliran kepercayaan itu sendiri.

Perbedaan yang sangat mendasar bisa dilihat dari segi nama, ciri-ciri fisik, masa, tempat, cara dan akidah masing-masing. Setiap agama dan aliran kepercayaan ini memunyai tokoh yang tersendiri untuk diketengahkan, tempat munculnya, masa munculnya, cara munculnya, tugas-tugasnya dan untuk bangsa mana ia diutus. Pada segi ini, perbedaan keyakinan antar berbagai agama dan aliran kepercayaan ini sangat tajam dan terlalu mendasar, sehingga sulit untuk dicarikan titik temu.

Adanya keyakinan akan datangnya Mesiah, Al-Masih, Al-Mahdi, dan istilah-istilah yang serupa dengannya di dalam keyakinan berbagai agama, aliran kepercayaan, dan budaya berbagai bangsa di seantero dunia ini menunjukkan bahwa wacana tentangnya memang sejak lama telah dianut oleh umat manusia, dari beragam latar belakang agama, bangsa, bahasa, dan budaya. Ia merupakan sebuah wacana, dan bahkan keyakinan, yang sudah sangat terkenal dan mendunia.

Umat Islam melalui ajaran Kitab Suci Al-Qur’an dan hadits-hadits yang shahih dari baginda Rasulullah saw, juga meyakini akan datangnya seorang manusia yang bergelar Al-Mahdi menjelang akhir zaman untuk menegakkan kembali ajaran Islam dan kebenaran, menghancurkan kebatilan dan menyebar luaskan keadilan ke seantero bumi. Bersama nabi Isa, Al-Mahdi akan memimpin kaum muslimin untuk menerapkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Nampaknya, adanya keserupaaan ideologi ini dengan keyakinan agama lain telah menjadi pintu masuk munculnya fitnah penolakan terhadap sosok Al Mahdi dengan berbagai alasan yang tidak logis juga tidak tidak ilmiah. Sungguh, Al-Mahdi adalah hakiki dan benar-benar akan muncul di akhir zaman untuk membawa kemenangan dan kejayaan bagi kaum muslimin, hingga matahari terbit dari barat. [akhir zaman]

Senin, 28 Januari 2013

Arang Kayu Yang Menjadi Hijab


 

Bismillahir-Rah maanir-Rahim ... Kisah berikut ini diceritakan oleh salah seorang wanita Yugoslavia yang mampu berbicara dengan dalam bahasa Arab dengan fasih :

“ Saat itu aku masih berusia sepuluh tahun ketika pemerintah komunis mulai melakukan ekspansi militernya. Pada saat itu aku sudah menutupi kepalaku dengan jilbab meskipun wajahku masih terbuka. Sementara ibuku menutup seluruh auratnya , wajah dan seluruh badannya.

Kemudian ia melanjutkan lagi :
“Sebelum ekspansi militer ini kami semua hidup dalam suasana tenang dan damai. Semuanya terasa aman. Harta, jiwa, maupun kehormatan dan agama kami. Namun ketika Allah menurunkan ujianNya kepada kami berupa kekuatan ataupun Thogut ( yang selalu menghianati setiap hubungan kesepakatan yang telah mereka buat dengan kaum muslimin), semuanya pun akhirnya berubah. Sejak saat itu kami tak dapat lagi menikmati tidur malam dengan tenang. Kuingat waktu itu ibuku harus tidur lengkap dengan hijabnya, kawatir apabila tiba-tiba pasukan kafir tersebut masuk ke rumah pada malam hari dengan paksa.”

Tugas yang pertama dilakukan oleh tentara Komunis adalah menghancurkan pagar pembatas rumah. Mereka rubuhkan tembok-tembok tinggi yang selama ini membatasi antara rumah yang satu dengan rumah lainnya, yang selama ini tembok berfungsi menjaga aurat sebuah keluarga dari tetangganya. Mereka tak ingin apabila pagar tembok tersebut lebih dari satu meter. Akibatnya kami tak bisa sembarangan lagi berada di halaman rumah kecuali dengan menggunakan jilbab . Bahkan sampai ibuku harus menutupi wajahnya sementara ia melakukan pekerjaan sehari-harinya di halaman rumah.

Mendengar cerita ini aku jadi benar-benar terkesima dan terpesona sekaligus oleh kekokohan iman yang menghujam di dalam hati wanita non Arab tersebut. Saudariku! Tidakkah kalian saksikan sendiri bagaimana ia harus tidur di malam hari sementara jilbabnya tetap tergerai dengan rapi karena kawatir apabila seseorang datang masuk ke dalam rumah secara tiba-tiba! Dan bayangkanlah bagaimana ia harus tetap memanjangkan kerudungnya di saat ia berada di halaman rumah sendiri , hanya karena pagar tembok rumahnya tidak cukup untuk menutupinya dari pandangan tetangganya. Gadis Yugoslavia ini melanjutkan ceritanya ;

“Pasukan komunis ternyata tidak berhenti hanya sampai disitu,”bahkan mereka juga mewajibkan kepada semua wanita yang menutupi wajahnya agar membawa foto untuk dijadikan sebagai penunjuk identitas.” Untuk kisah yang satu ini mungkin kita tidak merasa terlalu aneh karena memang kasus semacam ini sudah lumrah terjadi di banyak negara demi kepentingan identitas diri.

Dan ketika pasukan
Beruang Merah datang dan memberi tahu kami tentang wajibnya menyertakan foto di dalam kartu tanda pengenal wanita, kulihat hari itu ibuku menangis. Tak seperti biasanya . Berulang kali ia kudengar mengatakan “Bagaimana mungkin aku memperlihatkan wajahku di depan tukang foto? Sementara ia memusatkan pandangannya kepadaku, kemudian datang pasukan Beruang Merah untuk menikmati fotoku dengan memandanginya. Apa yang harus kuperbuat? Tolong selamatkan kami dari kondisi ini ..” Disaat kami sedang dalam kondisi yang cukup mencekam seperti ini, tiba-tiba ayahku berdiri sambil membawa sebatang arang hitam di tangannya. Katanya kepada ibuku ,” Ambilah ini bu, jangan bersedih lagi…ambilah arang ini,”

“ Apa yang harus aku lakukan dengannya’, tanya ibuku keheranan

“Oleskan arang itu ke seluruh wajahmu sampai ia berwarna hitam, agar ketika engkau membuka cadarmu kecantikanmu tak nampak di hadapan tukang foto dan yang terlihat hanyalah gambar hitam saja,” lanjut ayah

Dengan berat hati ibuku lalu mengambil kayu arang itu. Ia masih belum yakin kalau hal itu bisa cukup membuatnya merasa aman. Tatkala ia lumuri wajahnya dengan arang hitam tersebut akhirnya rona cantiknya yang terpancar dari wajahnya dapat tersembunyikan. Sejak saat itu aku masih menyimpan wajahnya yang hitam dilumuri arang. Biarlah ia menjadi saksi bagi mereka berdua di hadapan Allah pada hari kiamat nanti atas semangat dan keteguhan mereka dalam berIslam.”

Kemudian ia tunjukkan foto ibunya kepadaku. Aku pun jadi terperangah dengan apa yang sedang kulihat . Kalau saja aku tidak mendengar langsung ceritanya sebelum itu mungkin susah rasanya hatiku mempercayainya.

Dimanakah kita kini dibandingkan dengan wanita Yugoslavia tersebut? Ya , kini kita benar-benar sedang berada di hadapan sebuah kekuatan iman yang sangat agung yang tersembunyi di balik rasa malu. Ia pun mengingatkan kepada kami atas sikap kami yang selama ini menyepelekan padahal kami adalah wanita Arab yang mampu memahami huruf dan makna Al Qur’an maupun hadits jauh dari kemampuan mereka, namun apakah komitmen kami terhadap agama ini sama seperti komitmen mereka? Semoga Allah merahmati dan senatisasa mengasihi kami dan mengembalikan kami kepada ajaran agamaNya.

“ Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh akan Allah tunjuki mereka dengan iman yang mereka miliki, dan barang siapa yang beriman kepada Allah niscaya akan Ia tunjuki hatinya..”

Kesungguhan untuk mengambil dan memegang teguh ajaran agama ini akan mendatangkan hidayah Allah dan jalan keluar yang dapat menjaga agama maupun jiwa seseorang, inilah balasan yang Allah berikan kepada siapa saja yang ia kehendaki dan Allah Maha memiliki keutamaan yang sangat besar. Ia memerintahkan kita agar selalu meminta balasan dan keutamaan tersebut dariNya. Apakah kita benar-benar Telah melakukannya??(Al Qhatani )

Kaum Muslim Tiba Di Amerika Sebelum Columbus


 Muslims pray on the west front of the US

MESKIPUN kebanyakan orang Amerika tidak pernah berpikir bahwa kaum Muslimin merupakan bagian dari masa lalu mereka, umat Islam sebenarnya sama sekali tidak baru atau asing dalam sejarah negara ini. Di Amerika, Islam memiliki akar yang kuat, begitu menurut para ahli.

“Muslim selalu menjadi bagian dari Amerika Serikat, bahkan sebelum (AS) menjadi sebuah bangsa,” kata Dr Edward E. Curtis, Profesor Studi Agama dan Studi Amerika di Indiana University Purdue University Indianapolis.

Dalam bukunya “Muslim di Amerika”, Curtis menelusuri sejarah Islam di Amerika dan menjelaskan bagaimana umat Islam hadir di awal pembentukan negara Amerika. 
”Pertama kali tiba di Amerika, adalah Muslim berbahasa Spanyol pada abad keenam belas,” tegasnya.
“Dokumen-dokumen kolonial, termasuk jurnal, catatan pengadilan, dan tagihan penjualan untuk budak, menunjukkan adanya Muslim di Amerika Utara yang berbahasa Inggris.”

Buku yang ditulis Curtis juga jejak umat Muslim, dari Afro-Amerika yang masuk Islam pada tahun 1920, sampai gelombang-1965 yang merupakan tahun imigran dari Asia dan Afrika, juga umat Islam pasca 9 / 11.

Ia juga mendokumentasikan kehidupan orang Amerika asli di awal sejarah mereka. 
”Di 1730s, Job Ben Salomon, seorang budak Muslim Afrika Barat yang dibawa ke Maryland, menjadi selebriti Muslim pertama di dunia Atlantik yang berbahasa Inggris.”

Curtis menyatakan dalam penelitiannya bahwa kisah-kisah budak Muslim pertama kalinya diakui dan dipetakan oleh non-Muslim Amerika pada abad kesembilan belas.

“Namun pada abad ke-20, sejarah masa lalu Muslim
Amerika telah hilang. Dalam menghadapi konflik antara kapitalisme dan komunisme, umat Islam tampak perifer dengan sejarah Amerika.”

Sebelum Columbus

Profesor Sulayman Nyang, ketua Departemen Studi Afrika di Universitas Howard di Washington, juga menelusuri sejarah Islam di Amerika, bahkan sebelum kedatangan Christopher Columbus.

“Saya telah mengidentifikasi lima tahap dalam evolusi Islam di Amerika Serikat,” katanya kepada OnIslam.

“Yang pertama adalah kehadiran Muslim Pra-Columbus di Dunia Baru.”

Dalam bukunya, “Islam di Amerika Serikat”, dan juga esainya yang begitu banyak, Nyang menyimpulkan bahwa asal-usul dan kehadiran Islam di Amerika tidak dimulai dengan orang-orang seperti Malcolm X atau Muhammad Ali Clay.

“Muslim datang ke negara ini selama zaman Mansa Musa, Raja Mali di Afrika Barat yang mengungkapkan perjalanan Islam ke Dunia Baru.”

Tahap berikutnya dalam sejarah Islam, menurut Nyang, adalah periode perdagangan budak, gelombang imigran dari Timur Tengah, Yugoslavia dan Asia Tenggara, dan dipeluknya Islam oleh orang-orang Amerika, apakah itu orang kulit putih, kulit hitam, orang Amerika asli, atau pun Latin.

Terlupakan

Para ahli menyatakan bahwa banyak orang tidak tahu bahwa umat Islam selalu bagian dari pembentukan Amerika.

“Kebanyakan orang Amerika tidak menganggap Muslim sebagai bagian dari masa lalu mereka,” sesal Dr Curtis.

Dia mengatakan keunggulan Muslim generasi pertama dalam kehidupan masyarakat, kemudian posisi umat Islam sebagai “musuh” setelah peristiwa 9 / 11 di Amerika.

Profesor Nyang menyarankan mulai sekarang ada organisasi-organisasi yang mengumpulkan sejarah Muslim Amerika, dan didedikasikan untuk pelestarian sejarah Amerika itu sendiri.

“Melalui pengumpulan data historis, kita mungkin bisa memberikan bimbingan kepada generasi muda Muslim Amerika untuk menambah pengayaan Amerika.” (islampos)

‘Kami Akan Mati dengan Gagah Berani’


 Mati dengan Gagah

Di atas puing-puing reruntuhan rumah dan bangunan di kotanya yang bernama Arba’in, pemuda cilik Suriah ini mengangkat tinggi-tinggi sebuah poster kecil yang menyatakan tekad warga Suriah yang menginginkan kemerdekaan dari kezaliman rezim Basyar al-Assad meski sudah puluhan ribu saudara mereka dibunuh, disiksa dan hilang sampai kini.

Poster itu bertuliskan, “Orang Suriah telah mengalami semua jenis kematian. Ditembak, dibom, digantung, dibakar, disembelih…

Yang belum dan tidak akan pernah kami alami adalah mati karena ketakutan.”

name="more">
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ribuan orang warga Suriah menemui syahid karena disiksa dengan berbagai siksaan, termasuk disalib, dimutilasi dan diperkosa, sementara puluhan ribu lainnya syahid karena dibom dan diroket serta ditembak.

Selama 22 bulan revolusi ini sudah sekitar 70 ribu warga Suriah yang syahid di tangan rezim Basyar al-Assad. Puluhan ribu orang lainnya lenyap. Ratusan ribu terlunta-lunta di berbagai tempat pengungsian. Tapi, sebagaimana dilambangkan oleh anak kecil yang sedang terluka ini, mereka tidak menyerah.

“Sesungguhnya Kami Setiap Hari Bertambah Kuat.” Demikian salah satu seruan para warga Suriah. (Sahabat Suriah)

Menjadi Wanita Sholehah, Haruskah Menunggu Lelaki Sholeh Dulu? ...



Ada yang menggelitik dari cuplikan tayangan sebuah infotainment pagi ini di televisi. Seorang artis penyanyi wanita yang terkenal karena goyang mautnya, menyatakan bahwa dirinya tengah mendambakan seorang suami. Ia menginginkan seorang lelaki yang bisa “menuntunnya menjadi wanita sholehah”. Katanya, sejauh ini ia belum menemukan lelaki yang bisa “menggugah” hatinya.

Sungguh pernyataan yang membuat miris. Karena ia seakan mencari pembenaran atas perilakunya selama ini yang jauh dari cerminan pribadi sholehah. “Belum menemukan lelaki yang bisa menggugah hati saya untuk menjadi wanita sholehah.” Maka ia merasa sah-sah saja jika terus bertahan dengan perilaku jahiliyahnya: hobi bergoyang erotis, mengumbar aurat, ribut dengan sesama artis, menjadi pribadi yang suka meledakkan kemarahan di depan publik, dan sebagainya.


Padahal, dalam salah satu ayat Al Quran, Allah berfirman yang artinya:

“Perempuan-perempuan keji adalah untuk laki-laki keji, dan laki-laki keji untuk perempuan keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan baik untuk laki-laki baik, dan laki-laki baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula) …” (QS. An-Nur[24]: 26)

Sebuah ayat yang tepat untuk
melakukan muhasabah diri. Jika diri kita masih berkubang dalam lumpur kemaksiatan, layakkah kita berharap mendapatkan lelaki sholeh? Sedangkan Allah sendiri telah memberikan ketetapan bahwa wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik.

Berusahalah menjadi baik (sholehah) dahulu sebelum berharap mendapatkan pendamping yang sholeh. Seorang wanita yang mampu menjaga kebaikan dirinya, insya Allah nanti akan diberi pendamping yang baik oleh-Nya. Di antara kebaikan keislaman seorang wanita adalah jika dia mengetahui agamanya. Maka Islam mewajibkan para wanita mencari ilmu sebagaimana yang diwajibkan terhadap kaum laki-laki.

Mari renungkan ayat berikut:

“Katakanlah, ‘Adakah sama antara orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui ?’” (QS Az-Zumar [39]: 9)

Sebuah pertanyaan retoris. Karena tentu saja, antara orang yang berilmu dan tidak berilmu, memiliki derajat yang berbeda di mata Allah swt, sebagaimana firman-Nya dalam ayat yang lain:

“Allah mengangkat derajat orang-orang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberikan ilmu beberapa derajat ...” (QS. Al Mujaadalah [58]: 11)

Wahai wanita muslimah. Ingin mendapatkan pendamping yang sholeh? Jadilah wanita yang berilmu dahulu, sehingga mengetahui cara menjadi wanita sholehah. Lantas praktekkan ilmu tersebut. Terakhir, berdoalah agar Allah memberimu pendamping yang sholeh. Insya Allah, jodohmu adalah seorang yang sholeh.

Wallaahu’alam bisshowab.

Kisah yang Mengharukan: Anak yang Mengeraskan Suaranya di Masjid



Seorang imam masjid mengisahkan..

Ada seorang anak kecil yang umurnya blm mencpai 10 thn. Dia selalu menjalankan shalat berjamaah di masjid, dan selalunya berusaha menempati shaf plg depan. Anak itu biasa mengeraskan suara saat shalat, terutama tatkala saya selesai membaca al-fatihah, si anak membaca “aamiin” dengan suara sangat keras.

Suatu kali, saya ingin menasihati anak ini agar merubah kebiasaannya. Akan tetapi setiap kali saya selesai shalat dan berdzikir anak itu telah pergi, saya tidak sempat berbicara dengannya.


Hingga suatu kali, setelah
selesai shalat saya langsung memegang tangan anak itu sebelum ia pergi. Lalu saya bertanya, “Nak, mengapa kamu sering berteriak keras sewaktu shalat?”
Anak itu menjawab : Rumah saya dekat dengan masjid, tapi ayah tidak pernah ke masjid sama sekali. Saya mengeraskan suara agar ayah mendengar suaraku melalui loudspeaker masjid. Dengan begitu ayah tahu bahwa saya shalat di masjid. Saya berharap ayah segera menyusul ke masjid setelah mendengar suara saya.

Imam tsb melanjutkan ceritanya, “Betapa merinding bulu kudukku ketika mendengar jawaban anak ini. Maka saya bersepakat dengan sebagian jamaah untuk mengunjungi ayah dari anak tersebut untuk memberikan nasihat dan menceritakan apa yang dilakukan anaknya di masjid.

Hingga akhirnya sang ayah bisa tertib menjalankan shalat jamaah di masjid, Allahu akbar walillahilhamd

KEAJAIBAN ORGAN TUBUH MANUSIA DALAM MEMPERBAIKI DIRINYA SENDIRI



Percaya atau tidak, paru-paru Anda ternyata usianya baru enam minggu dan pengecap di lidah usianya baru 10 hari.

Lantas apa alasannya? Tubuh secara alami bersikus yang membuat organ di tubuh tak setua yang Anda bayangkan.

Berapa sajakah usia bagian di tubuh Anda? Berikut rinciannya seperti dikutip Body Soul, Kamis (24/1/2013):

1. Pengecap di lidah (tastebud) usianya 10 hari


"Lidah ditutupi dengan sekitar 9.000 tastebud yang membantu kita merasakan manis, asin, pahit, dan asam," kata Profesor Damian Walmsley, penasihat ilmiah untuk British Dental Association.

Tastebud merupakan kumpulan sel-sel di permukaan lidah, masing-masih rumah memiliki 50 sel rasa. Tunas itu kemudian memperbaharui diri setiap 10 hari hingga 2 minggu. Namun, infeksi atau merokok bisa menyebabkan peradangan, yang bisa merusak tastebud dan mempengaruhi pembaharuannya, mematikan kepekaan.

2. Jantung berusia 20 tahun

Sampai saat ini ada anggapan bahwa jantung tidak bisa memperbarui diri. Namun sebuah studi di New York Medical College di Amerika Serikat menemukan, jantung sebenarnya dihiasi dengan sel induk yang meremajakan diri setidaknya tiga atau empat kali selama seumur hidup.

3. Paru berusia 2-3 minggu

Semua sel-sel di paru-paru terus menerus memperbarui diri, jelas Dr Keith Prowse, Wakil Presiden British Lung Foundation. Namun paru-paru mengandung sel-sel berbeda yang memperbarui diri pada tingkatan yang berbeda.

Alveoli atau sel kantung udara jauh di dalam paru-paru memerlukan pertukaran oksigen dan gas, memiliki kemajuan nan mantap dari regenerasi yang memakan waktu sekitar 1 tahun.

Sementara, sel-sel di permukaan paru-paru harus memperbarui diri setiap dua atau tiga minggu. Ini adalah baris pertahanan pertama paru-paru sehingga bagian ini harus diperbaharui dengan cepat.

Penyakit paru-paru emfisema bisa mencegah regenerasi karena bisa merusak alveoli, yang menciptakan lubang permanen di dinding paru-paru.

4. Usia mata seusia Anda

Mata adalah salah satu bagian tubuh yang tidak berubah selama hidup Anda. Satu-satunya bagian yang terus-menerus memperbaharui adalah kornea, lapisan atas transparan di mata. Jika kornea rusak, maka bisa cepat sembuh dalam 24 jam, kata Dr Rob Hogan, dari UK College of Optometrist.

"Kornea harus memiliki permukaan halus sehingga Anda bisa fokus dengan benar. Itulah mengapa sel memperbaharui diri mereka begitu cepat".

Sayangnya, hal ini tak bisa terjadi di bagian mata lainnya. Seperti usia kita, lensa kehilangan fleksibilitas, itulah sebabnya kita berjuang untuk fokus seiring dengan bertambahnya usia.

5. Usia kulit 2-4 minggu

Epidermis atau lapisan permukaan dari kulit diperbarui setiap 2 sampai 4 minggu. Pergantian yang cepat terjadi karena kulit merupakan perlindungan tubuh dari luar dan terkena cedera serta polusi. Meskipun kulit terus-menerus memperbarui, kita masih bisa keriput dengan bertambahnya usia. Itu karena kulit kehilangan kolagen.

6. Umur tulang 10 tahun

Tulang terus mengganti dirinya sendiri, jelas Dr Peter Selby, ahli osteoporosis di Manchester Royal Infirmary di Inggris.

Tulang membutuhkan sekitar 10 tahun untuk melakukan hal ini sepenuhnya. Tulang tua dipecah oleh sel yang disebut osteoklas dan digantikan oleh sel yang membangun tulang yang dikenal sebagai osteoblas.

Pada satu waktu kita memiliki campuran tulang lama dan baru pada tingkat yang berbeda di seluruh tubuh. Tetapi ketika kita memasuki usia pertengahan proses pembaharuan melambat, sehingga tulang cenderung lebih tipis, itulah sebabnya mengapa osteoporosis sering terjadi.

7. Usia usus 2-3
hari

Usu kita dilapisi sel yang dikenal dengan villi, seperi jari yang bercabang-cabang yang meningkatkan luas permukaan dan membantu usus untuk menyerap nutrisi.

Usus beregenerasi setiap dua hingga tiga hari. Demikian keterangan Profesor Imunologi Tom MacDonald.

Hal ini terjadi karena usus sering terkena bahan kimia, seperti asam lambung yang korosif yang memecah makanan, sehingga terus-menerus diserang.

Sisa dari usus melindungi diri dengan lapisan mukosa, meskipun ini tidak dapat menahan asam lambung dengan lama, sehingga sel-sel di sini memperbarui diri setiap 3-5 hari.

8. Usia kuku : 6-10 bulan

Kuku terbuat dari sel-sel yang kaya protein yang sulit disebut keratin. Kuku jari tangan tumbuh sebesar 3,4 milimeter setiap bulan, hampir dua kali lebih cepat dibanding kuku kaki.

Kuku kaki membutuhkan 10 bulan untuk tumbuh dengan sempurna, tetapi kuku tangan hanya enam bulan. Ini mungkin karena kuku tangan memiliki pasokan darah yang lebih baik dibanding kuku kaki dan sirkulasinya juga lebih baik.

Kuku orang yang lebih muda dan laki-laki tumbuh lebih cepat dibanding orang tua dan wanita, yang juga mungkin karena sirkulasi yang lebih baik.

Anehnya, kuku yang kecil tumbuhnya jauh lebih lambat dibanding kuku lainnya, meski tidak jelas alasannya. Secara umum laju pertumbuhan kuku tergantung usia dan kondisi seperti psoriasis, yang bisa mempengaruhi jaringan kuku tumbuh.

9. Sel darah merah usianya 4 bulan

Sel darah merah sangat penting dalam sistem transportasi tubuh, membawa oksigen ke setiap jaringan hidup dan membawa kotoran pergi.

Sel darah aus setiap empat bulan, setelah itu hati menghilangkan sisa zat besi yang diperlukan untuk kesehatan sel darah merah, dan kemudian sel yang tersisa dihancurkan di limpa. Karena sel darah merah juga dapat hilang karena cedera dan menstruasi, tubuh terus-menerus membuatnya lebih banyak.

10. Usia rambut 3-6 bulan

Ahli bedah restorasi rambut Dr Bessam Farjo mengatakan usia rambut Anda tergantung pada berapa lama itu, tetapi umumnya tumbuh satu sentimeter setiap bulan.

Pada wanita, setiap rambut berlangsung hingga enam tahun dan pada pria tiga tahun. Alis dan bulu mata diperbarui setiap enam sampai delapan minggu, namun mencabut alis berulang kali membuatnya berhenti tumbuh karena mengganggu siklus ini.

11. Usia otak sama seperti usia Anda

Sebagian besar sel-sel tubuh yang berlangsung seumur hidup ditemukan di otak, jelas Dr John Wadley, konsultan ahli bedah saraf di Rumah Sakit Barts dan London di Inggris.

"Kita lahir dengan semua sel-sel otak kita yang memiliki sekitar 100 miliar - dan sebagian besar otak tidak beregenerasi karena menjadi tua. Pada kenyataannya, kita benar-benar kehilangan sel, yang merupakan alasan yang mendasari demensia dan juga mengapa cedera kepala begitu parah.

"Namun, ada dua area otak yang melakukan regenerasi," kata Dr Wadley.

"Bola pencium yang mengatur indra penciuman kita, dan hippocampus, yang merupakan daerah untuk belajar."

12. Usia hati 5 bulan

Hati dikenal karena kemampuannya yang luar biasa untuk memperbaiki dan bisa tumbuh lagi sendiri, berkat kayanya pasokan darah.

Ini berarti hati bisa melanjutkan pekerjaan utamanya dalam mengeluarkan racun dari tubuh. Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa peminum berat kadang-kadang dapat memperbaiki keadaan hatinya, itu karena sel-sel hati hanya memiliki umur sekitar 150 hari.

"Saya bisa mengambil 70 persen hati seseorang dalam sebuah operasi dan sekitar 90 persen itu akan tumbuh kembali dalam waktu dua bulan," jelas Dr David Lloyd, konsultan ahli bedah di Leicester Royal Infirmary di Inggris.

Namun, pada peminum sangat berat, sel-sel parenkim (sel utama hati) bisa mengalami kerusakan hebat sehingga membentuk jaringan parut, kondisi yang dikenal sebagai sirosis.

Jadi meskipun hati yang sehat bisa meregenerasi sendiri dengan cepat, jika terjadi sirosis, kerusakan bisa permanen, dan kadang-kadang fatal.(

Mapan dulu atau Nikah dulu ??



Kemapanan sebelum menikah tentunya sangat diidam-idamkan oleh wanita maupun laki-laki, hmm..apalagi yang namanya laki-laki, banyak yang gak mau nikah karna belum mapan. Dan uniknya, ini karna doktrin dari para wanita, karna wanita ingin laki-laki yang mapan sebelum menikah agar pernikahannya lancar. Lah nikah karna cinta apa karna kemapanan sih aslinya ??

Susahnya lagi bukan hanya pasangan yang ingin menikah saja yang memikirkan hal ini, tapi orang tua mereka pun seolah tak mau ketinggalan dalam masalah ini. Yang paling menarik ketika orang tua justru berbicara mempesimiskan dan jauh dari keyakinan rezeki dalam kendali Allah, ‘ Belum mapan udah mau nikah, emangnya mau makan batu ?? ‘ wow, telak kena di hati.


Bisa jadi karna pikiran kamu terlalu sempit tentang rezeki atau ketidakpahaman bahwa Allah sudah mengatur rezeki pada diri masih-masing makhlukNya, sayangnya pemahaman sederhana pun tidak diandasi sikap yakin dan percaya bahwa Allah selalu akan memudahkan jalan bagi orang-orang yang ingin mengikuti sunnah Rasulullah Alaihi Wasallam.

Mapan..ukuran kemapanan dari kamu mungkin berbeda-beda. Ada yang sebelum punya rumah belum mapan, belum kerja berarti belum mapan. Kalo nunggu itu semua, terus kapan ada pikiran nikah, sedangkan hal dunia seperti itu tak bisa langsung didapatkan harus menanti
proses.

Sudah banyak yang membuktikan bahwa mapan sebelum menikah tidaklah menentukan sebuah rezeki setelah menikah, justru banyak yang telah menikah membuktikan setelah menikah rezeki begitu mudah mengalir. Tidak ada yang tahu rezeki kamu itu seberapa , lalu kenapa kamu takut menikah jika kamu masih memikirkan harta dunia??

“ Kamu itu belum punya apa-apa, istrimu nanti mau kamu kasih makan apa ?? Batu ?? “ Perkataan ibu ku membuatku tertunduk, namun aku yang masih kuliah ini tetap menginginkan untuk menikah.

“ Masa iya Allah tega ngelihat hambaNya makan batu Bu “ aku masih membela diri.

“ Sudahlah Nak, kuliah dulu yang bener terus cari kerja baru mikirin nikah “

“ Umur berapa tuh Bu, kalo aku gak dapet kerja, gak nikah-nikah donk !!??

“ Pasti nikah Nak, tapi tunggulah sampai kamu benar-benar bisa mencukupi keluargamu nanti “

“ Saat ini juga aku ngerasa mampu kok Bu, aku bisa kuliah sambil jualan, calon istriku juga pasti mau ngertiin aku “

“ Ya sudahlah nak, itu terserah kamu “

Kisah di atas adalah sebuah pengalaman nyata dari seorang Sahabat, nyatanya dan Faktanya ketika mereka menikah, mereka tidak sampai makan batu tuh. Mereka malah sekarang bisa buka usaha sendiri dan tentunya karna mereka percaya dengan rezeki dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan bukan hanya satu pasangan yang meyakini hal ini, banyak pasangan nikah muda yang sudah merasakan keajaiban rezeki setelah menikah.

So..bagaimana denganmu Sahabat Ku,,,,MAPAN DULU ATAU NIKAH DULU NICH ??!

Wallahua’lam bish Shawwab

Wahai Ortu… Gaul Dooong !!


 

Artikel ini ditujukan bagi mereka yang sudah memiliki anak, akan punya anak atau kepingin punya anak. Beban generasi muda saat ini begitu berat. Mereka benar-benar jadi target operasi penghancuran moral bangsa. Strateginya sangat dahsyat. Orang tuanya dihimpit dengan masalah ekonomi sehingga bekerja ekstra keras. Sedangkan anak-anaknya disuguhi kesenangan-kesenangan yang melalaikan.

Dahulu, jalan bersama lawan jenis pasti akan disoraki anak-anak sekampung. Jangankan jalan deh, cowok kebetulan bertamu aja ke rumah cewek walau cuma pinjem buku pasti sudah jadi omongan orang sekampung. Tapi sekarang? Boncengan, gandengan tangan bahkan ciuman di depan umum gak akan ada yang nggubris. Kecuali ketahuan saya tentunya hehehe… Soalnya saya masih kolot, jadi kalau lihat pasangan gandengan tangan langsung saya sorakin wkwkwk… Biarin deh, walau beberapa detik mereka terhindar dari dosa.


Anak-anak kita saat ini ada di depan moncong senjata syetan. Dan anehnya rata-rata orang tua membiarkan hal itu bahkan cenderung mengarahkan anaknya mendekatinya. Na’udzubillah… Beberapa hari yang lalu saya sempat diam-diaman dengan anak saya sendiri hanya gara2 dia mendekati masalah ini. Saya pikir, biar deh saya dimusuhi anak sendiri, asal anak saya selamat dari moncong jahanam Iblis. Kelak, dia akan tahu siapa yang benar. Sholawat aja pokoknya dikebut abis-abisan, kalau perlu stop semua doa dan cuma minta agar anak diberi hidayah.

Alhamdulillah, sebelum balik ke pondok kami sudah akrab lagi dan bercanda lagi seperti biasanya. Walaupun Facebooknya sudah saya blokir wkwkwk…

Orang tua harus tahu bagaimana mengoperasikan Facebook dan Twitter. Harus tahu bagaimana bahasa yang dipakai anak-anak jaman sekarang. Jangan cuma mengeluh, “Anak-anak sekarang ngomong gak jelas”. Tapi pelajari, ooo gini toh bahasa anak-anak jaman sekarang.

Alhamdulillah.. selain follow akun-akun motivator dan orang terkenal, saya juga follow akun-akun anak2 SMP dan SMA di Twitter. Kenapa? Saya harus tahu apa yang jadi topik pembicaraan anak2 sekarang. Saya harus tahu bagaimana mereka berbicara dengan sesamanya. Saya juga harus tahu apa reaksi mereka terhadap suatu masalah.

Kita kerja 24 jam sehari, nggak akan ada artinya kalau anak kita nyemplung ke jurang neraka. Kita ibadah 24 jam nggak akan menolong kalau tak pernah peduli dengan anak. Malah bisa-bisa, kita diseret anak kita sendiri ke neraka.. Na’udzubillah.

Bagaimana orang tua bisa tenang ketika anaknya keluyuran dengan mengenakan kaos ketat dan celana jeans jauuuh di atas lututnya? Bagaimana orang tua tetap
santai tatkala anaknya dibonceng lelaki bahkan memeluknya erat. Bagaimana bisa orang tua diam saja tatkala anaknya mengumbar foto narsis mengundang nafsu di media sosial.

Ada 2 kemungkinan yang saya tahu. Orang tuanya nggak peduli dengan urusan moral atau orang tuanya gak gaul sehingga tak tahu kelakuan anaknya di media sosial. Dan kemungkinan kedua inilah yang banyak terjadi. Sibuk kerja sehingga capek dan malas untuk belajar. HP boleh keren, semua fasilitas tersedia tapi cuma dipakai untuk SMS dan Telp aja. SMS aja kadang kepencet capslock hingga hurufnya kapital semua. *gubrak*

Padahal anak-anaknya dengan HP yang sama dari dalam kamar bisa mengumbar aurat. Mempertontonkan bagian-bagian vital pada seluruh dunia. Dan orang tuanya melihatnya sebagai sosok yang manis dan baik. Berangkat sekolah katanya naik angkutan umum, padahal dibonceng sama cowok. Pulang telat katanya banyak tugas padahal lagi asyik berdua di taman. SMS isinya vulgar dan mengumbar nafsu. Bahkan ada satu kisah nyata dimana si anak terkenal anak sholehah, eh ternyata melakukan hubungan di luar nikah dengan pacarnya. Astaghfirullah…

So parents.. wahai orang tuaaa… banyak-banyakin deh doa. Bukan cuma Robbana hablana min azwajina…dst doang. Tapi sebut nama anak-anak kita satu per satu. Dan bungkus masing-masing anak dengan doa. Sediakan waktu 1-2 menit untuk bersama. Pegang kepalanya lalu bacakan sholawat. Okelah kita gaptek, otak sudah lemot untuk belajar, tapi kita punya teknologi yang jauh lebih canggih dari teknologi apapun di dunia ini yaitu DOA.

“Ya Allah, lindungilah anakku Fulanah dari godaan syetan yang Engkau kutuk. Selamatkan dia dari mara bahaya dan tipu daya. Lindungilah ia dari kejahatan makhluk-Mu baik yang nampak maupun tidak”

Sebut namanya.. sebut namanya.. sertakan dengan cinta kita yang tulus sebagai orang tua. Minta bener-beneer Allah lindungi anak-anak kita. Kita memang gak bisa 24 jam mengawasi mereka dan menjaga mereka. Tapi kita juga jangan berlepas diri begitu saja. Jadikan anak sebagai prioritas dan proteksi dia dengan doa. Biarlah Allah yang memberikan perlindungan pada batas2 yang kita tak mampu melaluinya.

Jika anak kita bergaul dengan anak yang salah, insyaaLlah akan dipisah bagaimanapun caranya. Jika anak kita sedang jadi target rencana jahat teman2-nya insyaaLlah Allah yang Maha Membuat Rencana akan menggagalkannya. Sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pembuat makar. Kalau saya suka mengartikan Allah adalah sebaik-baik Hacker hehehe…

Dan doa bukan dipanjatkan saat anak sudah remaja, tapi sejak dia masih dalam kandungan. Semoga Allah senantiasa melindungi anak-anak kita dari segala tipu daya syetan dan teman-temannya

Jumat, 25 Januari 2013

KETIKA MUHAMMAD SAW MENYAYANGI SEORANG YAHUDI

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.”

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW yang dihinanya setiap hari. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.


Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, “Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”

Aisyah RA menjawab, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu pun kebiasaan Rasulullah yang belum ayah lakukan kecuali satu saja.” “Apakah Itu?,” tanya Abubakar RA. “Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana,” kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi
pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, ”Siapakah kamu?” Abubakar RA menjawab, ”Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).” ”Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku,” bantah si pengemis buta itu.

”Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku,” pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, ”Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.”

Mendengar penjelasan Abubakar RA, seketika itu juga pengemis itu meledak tangisnya, sangat menyesal, dan dalam basahnya air mata ia berkata, ”Benarkah itu? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, tapi ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia, begitu agung…. ”

“ Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan Rosuulullah “ Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.

Sahabat…. Begitu indahnya akhlaq beliau, Orang Kafir Yahudi yang setiap saat mengejek, menghina, memfitnah bukan dijadikan musuh malah disantuni bukan sekali-sekali tapi seumur hidup beliau, mengapa kita yang disinggung atau dikritik sedit saja harus menghancurkan segalanya ? ada apa dengan kita ? meneladani siapakah kita hidup yang sejenak ini ? adakah sosok lain selain Rasulullah SAW yang layak kita teladani di semua sisi kehidupannya ?

Ya, ternyata untuk menjadi manusia terhormat dan mulia cukup dengan meng- COPY PASTE AKHLAQ MUHAMMAD SAW

Sepenggal Kisah Luar Biasa Dari Penduduk Gaza


1353153511-gaza-children_346104

Oleh: M. Lili Nur Aulia

SUARA dentuman dahsyat itu terjadi hampir setiap 10 menit. Ia panik luar biasa berlari mencari tempat berlindung. Sementara ledakan demi ledakan yang memekakkan telinga dan menggetarkan jantung terus terjadi, ia justru melihat darah bersimbah tumpah di jalan-jalan. Rentetan bunyi senjata bersahutan di antara dentuman yang tak juga berhenti. Ia berusaha menenangkan diri, bahwa keadaan dirinya akan selamat, dan ia akan baik baik saja. Do’a di antara ketakutan tak putus diucapkan, meminta kepada Allah Yang Maha Kuasa, agar diselamatkan dari ancaman kematian yang sedang mengancam.


Itu sepintas kengerian  yang terjadi di tanah Gaza, Palestina. Peristiwa itulah yang dialami penduduk Muslim Gaza saat melewati hari-hari pembantaian oleh pasukan Zionis Israel yang tanpa ampun menggempur mereka melalui udara dan darat. Ungkapan itu disampaikan oleh seorang pria bernama Abu Hani, salah seorang tim medis di Palestina yang kebetulan selamat dari lubang kematian di Gaza ketika itu. Ia kemudian menuturkan banyak hal tentang pengalamannya yang sulit dilupakan, saat harus berada di antara dentuman roket dan suara peluru senjata. Abu Hani, adalah petugas medis, ia juga menjadi target pembunuhan keji pasukan Israel , seperti juga dialami rekan-rekannya sesama tim medis di Gaza. “Saya meminta kepada Allah agar Anda tidak pernah mengalami apa yang saya alami dalam penderitaan dan krisis seperti ini. Apa yang kami alami seperti tidak bisa diterima oleh akal. Tapi insya Allah krisis ini akan berakhir nantinya. Saya tidak ingin ada orang yang mengalami apa yang saya rasakan. Saya minta kepada Allah agar kalian tidak bersama kami. Kami akan menang di negeri ini dan juga di seluruh Negara umat Islam.” Itu perkataan Abu Hani saat seorang wartawan mendekatinya dan berupaya mengutip kisahnya saat melewati fase operasi militer Israel yang tak berprikemanusiaan di Gaza.

Abu Hani menceritakan kejadian dalam dua puluh empat jam yang sangat menegangkan itu. Ia bercerita, “Saya diminta untuk dating ke rumah saudara syahid Thalat. Saya sampai di rumah itu, dan saya melihat jenazah Thalat berada di atas atap rumah sejak ia gugur. Hampir seluruh tubuhnya berwarna merah darah yang sudah nyaris hampir kering. Jenazahnya memang hampir sulit diturunkan. Tak satupun orang, termasuk keluarganya, berani menuruninya karena bisa saja hal itu memancing kedatangan pasukan udara Israel yang siap membombardir mereka kembali. Menurut sebagian keluarganya yang masih hidup, Thalat sempat bertahan hidup selama sekitar 15 jam setelah ledakan roket menghancurkan rumah dan melempar tubuhnya ke atas.

Yang mengharukan adalah, saat jenazah Thal’at berhasil diturunkan. Orang tua Thal’at berkata, “Biarkan aku melakukan perpisahan dengan anakku.” Orang-orang mengira ia akan menangis dan berteriak sedih saat mendekati putranya. Tapi ternyata tidak. Orang tua Thal’at, justru mendekat dan memandang anaknya sambil mengatakan, “Aku titipkan engkau kepada Allah. Kita akan berjumpa di surga dengan izin Allah. Insya Allah anakku, Allah akan memudahkanmu.. “ Tak lama kemudian ibunda dari Thal’at juga datang dan mengatakan, “Anakku…
Engkau meminta surga. Insya Allah kita akan bertemu di sana . Allah akan memudahkanmu.. “ Itulah sepenggal cerita tentang keluarga seorang pemuda Thal’at.

Abu Hani lebih lanjut bercerita tentang pemandangan yang begitu menyakitkan. “Saya menyaksikan lima orang anak-anak dari satu keluarga yang seluruhnya akhirnya meninggal akibat roket Israel yang menghantam rumah mereka. Di antara anak-anak itu, ada yang terpotong tangannya, kakinya. Sebelum syahid menjemputnya, anak-anak itu bergumam,”… syahiid.. syahiid…” Hingga akhirnya mereka menghembuskan nafasnya yang terakhir di depan mata Abu Hani yang ingin mengobatinya. Abu Hani juga bercerita tentang pengalamannya yang lain. Ia mengatakan, “Saya dipanggil untuk menolong anggota keluarga dari sebuah rumah milik Abu Jarhum. Saat aku memasuki rumah itu, ada empat orang anak perempuan kecil-kecil. Yang paling besar belum lebih dari lima tahun usianya. Mereka semua dalam kondisi luka parah. Saya membawa mereka semuanya ke rumah sakit. Alhamdulillah kini kondisi mereka sudah membaik. Abu Hani tampak berat mengungkapkan kepedihan ini dan mengatakan, “Apa yang akan anda lakukan bila Anda melihat dua orang kakak beradik yang terkena roket saat sedang membuat roti. Saat meninggal, salah satu dari keduanya sedang dalam posisi ingin meletakkan tepung untuk dimasukkan ke dalam tungku.

Abu Hani terus melanjutkan kisah-kisahnya yang mendebarkan sekaligus seperti mengiris-iris hati dengan sembilu. Ia mengatakan, “Aku berangkat untuk menolong seorang perempuan. Awalnya, perempuan itu berdiri di dekat jendela. Tapi tiba-tiba sebuah roket jatuh dan menyebabkan kaki saudara laki-lakinya terputus. Sementara ia sendiri mengalami luka parah karena roket itu. Sebelum akhirnya meninggal, ia mungkin merasa saya ada di lokasi itu dan siap untuk menolongnya. Ia mengumpulkan segenap tenaganya yang tersisa dan berusaha memperbaiki kerudungnya yang agak tersingkap. Matanya, menatap lirih ke ibundanya yang juga mendampingi saya saat itu, seolah meminta agar auratnya tetap terjaga dan tidak terlihat olehku… “

Abu Hani melanjutkan bagaimana aktifitasnya sebagai tenaga medis mendatangi berbagai perkampungan di Gaza, termasuk Jabaliya. Di tempat itu ia bertemu dengan seorang pemuda yang gugur, bernama Izzuddin. Pemuda itu semula sedang duduk beristirahat di bawah pohon saat roket Israel menghantamnya, hingga tubuhnya terbelah dua. Tapi saat menjelang meninggal, ia sempat mengangkat telunjuknya dan mengucapkan syahadat “asyhadu anllaa ilaaha illa Llah.. “  Kisah lainnya juga disampaikan Abu Hani saat ia membawa seorang pemuda bernama Muhammad ke rumah sakit. Tubuh Muhammad nyaris penuh oleh luka. Ada sekitar 50 luka sobekan parah di jasad Muhammad yang harus segera diobati. “Tak ada bagian tubuhnya yang bergerak kecuali jantungnya yang masih berdegup dan mulutnya yang terus menerus berdzikir kepada Allah. Para dokter yang ingin menolongnya sangat kagum dengan kondisi Muhammad. Tapi setelah dua jam dirawat, Muhammad tak tertolong lagi. Di penghujung nafasnya ia melafazkan dua kalimat syahadat dan membaca surat Al fatihah, lalu kemudian meninggal.

Ini sebagian kecil dari pemandangan luar biasa yang terjadi di Gaza, saat Israel menghantam wilayah itu selama hampir satu pekan. Kecaman demi kecaman memang muncul dari sejumlah negara. Tapi lagi-lagi, tak satupun yang kemudian bisa berbuat lebih banyak untuk menindak kekejaman Israel yang tak terperi itu. Allah swt pasti menyertaimu, wahai penduduk Gaza yang terzalimi.(islampos)

Kamis, 24 Januari 2013

Kisah nyata...2,3 atau 3,2 Milyar?

 … dan Allah telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu (QS. 4:113)

Saya mengenal sosok Syafe’I adalah seorang yang rajin beribadah. Di sebuah masjid perkantoran di bilangan Jendral Sudirman Jakarta di mana saya sering bersilaturahmi. Kerap saya dapati Syafe’I selalu pada shaf pertama setiap kali shalat berjamaah dilangsungkan. Dia adalah seorang muslim yang taat, setidaknya itulah sosok yang saya kenal dari diri Syafe’i.


Syafe’I adalah seorang driver yang bekerja lebih dari 20 tahun membawa mobil seorang direktur utama sebuah perusahaan sekuritas di Jakarta. Hal yang membuat Syafe’I disukai dalam tugasnya ini antara lain karena sifatnya yang jujur, tidak banyak bicara dan loyal terhadap majikan. Amat sulit rasanya di zaman sekarang ini mencari seorang pegawai seperti Syafe’I yang setia mengemban tugas yang sama lebih dari 20 tahun. Hal yang menarik dari diri Syafe’I pun adalah sifat qanaah yang dimilikinya. Gak ngoyo, selalu merasa puas dengan anugerah yang Allah berikan untuk dirinya dan keluarga.

Inilah manusia yang kaya pada hakikatnya. Ia senantiasa merasa cukup atas karunia Allah Swt. Tidak berharap lebih dari apa yang diberikan.

Pagi itu Syafe’I hendak berangkat menuju rumah majikannya. Sebelum meninggalkan rumah, Syafe’I dilepas dengan sebuah keluhan yang meluncur dari mulut istrinya perihal biaya pendaftaran kuliah anak mereka sebesar Rp 8 juta. Sang istri meminta Syafe’I untuk mencari dana sebesar itu, paling tidak dengan cara meminjamnya terlebih dahulu. Kemudian akan dicicil dari penghasilan bulanan mereka yang pas-pasan.

“Pak, tolong pinjam dulu kepada majikanmu dana untuk anak kita kuliah!” pinta istri Syafe’i. Namun Syafe’I tidak berkata sepatah pun menanggapi usulan istrinya. Ia sadar bahwa dana sebesar itu baginya akan membuat sulit hidup demi mengangsur cicilan. Apalagi bila dana itu dipinjam dari bossnya, pasti akan membuat hubungan menjadi tidak enak.

Syafe’I lebih memilih mengadukan urusannya ini kepada Tuhan manusia, daripada harus diceritakan kepada sesama.

***

Mulai sejak itu, banyak doa yang dipanjatkan Syafe’I kepada Allah Swt karena hajat anaknya yang ingin kuliah. Rupanya kepasrahan diri kepada Allah SWT menyelesaikan semua masalah.

“Tidak ada masalah yang besar, semuanya kecil di mata Allah!” gumam Syafe’I membesarkan hati.

Adegan pagi itu sama seperti hari-hari sebelumnya dalam karir Syafe’i. Ia tengah memegang kemudi mobil membawa majikannya ke kantor. Namun tiba-tiba pintu ijabah dan keberkahan Allah Swt mulai terbuka untuknya. Sang majikan tanpa angin tanpa hujan membuka bicara, “Syafe’I, nanti kalau sudah sampai ke kantor segera kamu ke divisi General Affair (bagian umum) ya…! Tanya sama mereka vendor dekorasi mana yang terbaik menurut mereka! Saya mau renovasi rumah yang di Kebayoran. Bila bagian GA sudah kasih nama vendornya, segera kontak mereka dan ajak untuk lihat rumah. Saya minta vendor itu untuk ajukan biaya renovasinya. Kalau sudah direnovasi saya mau jual rumah itu. Kamu paham gak…?” tanya sang majikan.

“Saya paham, Pak!” sahut Syafe’I sigap.

Syafei menuruti perintah atasannya. Vendor ia kontak dan diajaknya untuk melihat rumah majikan yang ada di bilangan Kebayoran. Usai melihat, mengukur dan meninjau rumah, vendor itu berjanji akan mengajukan penawaran biaya renovasi dalam beberapa hari. Dan betul seperti yang dijanjikan, akhirnya pengajuan renovasi rumah itu mereka buat dan dititip ke Syafei.

***

“Boss, ini pengajuan renovasi rumah Kebayoran dari vendor kemarin…” kata Syafe’I kepada majikannya sebelum masuk ke dalam mobil. Majikannya membaca pengajuan anggaran renovasi di atas mobil. Baru beberapa menit membaca, sang majikan langsung berkomentar, “Kok mahal sekali ya…, masa hanya renovasi rumah begitu saja sampai menghabiskan dana lebih dari Rp 200 juta!”

Mendengarnya Syafei menimpal, “Wah mahal betul ya boss…!  Kalau boss gak setuju dengan penawaran vendor itu, saya punya teman pemborong yang kerjaannya bagus. Insya Allah harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari vendor tadi. Kalo boss masih ragu, semua material boss yang beli, nanti tinggal bayar jasa pengerjaannya saja” jelas Syafei.

Sang majikan sudah kenal betul sifat dan watak Syafei. 20 tahun bekerja adalah bukti kejujuran dan loyalitas yang sudah tidak lagi diragukan. Tanpa banyak komentar sang majikan meminta Syafei mengajak temannya yang pemborong itu untuk merenovasi rumah. Benar saja…, renovasi rumah lewat pemborong teman akrab Syafei hanya memakan dana Rp 60 juta!

Sang majikan senang, karena supirnya telah membuat efisiensi pengeluaran tidak kurang dari 140 juta rupiah.

Kesenangan majikan itu terus berlanjut yang kemudian mempercayakan Syafei untuk menjual langsung rumah yang baru direnovasi tadi.

Dalam perjalanan di atas mobil menuju kantor sang majikan berkata kepada Syafei, “Usai ngantar saya, tolong kamu pergi ke biro iklan. Pasang iklan untuk menjual rumah Kebayoran itu di media-media cetak.
Kamu khan sudah tahu semua spesifikasi rumah… Kontak person di iklan itu kamu saja Syafei! Terus jangan lupa untuk cantumkan harga penjualan sebesar 2,3 milyar!!!” jelas sang majikan kepada Syafei.

Syafei mengiyakan semua tutur majikannya. Seperti yang diminta beliau, usai mengantar ke kantor Syafei pun pergi ke biro iklan.

Syafei tengah mengisi semua formulir yang perlu diisi di biro iklan. Dalam lembar formulir itu, ia sebutkan semua spesifikasi rumah majikannya berikut seluruh fasilitasnya. Tak lupa ia cantumkan nama dan nomer kontaknya sebagai contact person. Usai mengisi formulir iklan itu, maka lembar itu ia serahkan kepada petugas biro iklan. Petugas itu membacanya dan sejurus kemudian petugas itu melemparkan sebuah tanya kepada Syafei, “Pak harga jualnya mau dicantumkan gak?” “Oh iya, tolong cantumkan Mbak…!” sahut Syafei. “Berapa harga yang diminta?” kejar sang petugas. Tiba-tiba saja Syafei memegang keningnya dengan telapak tangan, tidak hanya itu dia mengusap-usap rambut kepala bagian belakang seperti orang kepusingan. “Celaka, aku lupa berapa harga yang diminta majikan…! 2,3 M atau 3,2 M ya?!” gumamnya.

Terus terang Syafei malu untuk menanyakan hal itu kepada majikannya. Nanti disangka ia teledor dalam bekerja. Lama Syafei mengambil keputusan. Bahkan ia perlu keluar dari kantor biro iklan itu hanya untuk mondar-mandir memutuskan antara 2,3 atau 3,2 angka yang hendak dicantumkan.

Setelah beberapa lama menimbang dan berdoa, tiba-tiba Allah Swt memberi ketenangan di hati Syafei untuk mengambil sebuah keputusan. “Aha… pasti 3,2 milyar!!! Lebih bagus 3,2 milyar dicantumkan daripada 2,3. Sebab kalau betul angka yang diminta majikan adalah 3,2 M sedangkan yang saya cantumkan 2,3 M maka pasti tekor 900 juta. Siapa yang mau nombokin…?!” gumam Syafei.

Syafei pun masuk kembali ke kantor biro iklan sambil berujar, “Mbak, tolong cantumin harga jualnya sebesar 3,2 milyar!”

Usai membayar dan menerima struk iklan, Syafei pun kembali ke tempat kerja majikannya.

Keesokannya iklan tayang. Tak seperti diduga, 4 perusahaan mengontak Syafei di hari itu tanda berminat, dan yang paling hebat penawarannya adalah PT Djarum yang menyatakan minatnya tanpa menawar sedikitpun.

Tentu saja ini adalah kabar gembira dari Syafei untuk majikannya.

***

“Hari ini boss ada waktu gak ke notaris?! Alhamdulillah rumah di Kebayoran ada yang berminat. PT Djarum mau ambil rumah itu, hebatnya mereka gak pake nawar lagi” kalimat Syafei membuka pembicaraan di atas mobil.

Sang majikan surprised mendengarnya, kemudian beliau bertanya kepada Syafei “Memangnya berapa harga yang kamu tawarkan ke mereka?”

“Saya cuma kasih harga ke mereka seperti yang boss minta!” jelas Syafei

“Iya, saya tahu tapi berapa harga yang kamu lepas, Syafei?!” tanya sang majikan sekali lagi.

“Mereka saya tawarin harga 3,2 milyar!” imbuh Syafei

Degg…!, sang majikan kaget mendengar harga yang ditawarkan Syafei kepada pembeli. Padahal kemarin harga yang dia minta hanya 2,3 milyar bukannya 3,2 milyar. Seolah gak percaya, sang majikan menyediakan waktu untuk bertemu calon pembeli di notaris hari itu.

Betul saja, rumah itu laku terjual dengan nilai 3,2 milyar rupiah.

Subhanallah…, Syafei sudah memberi keuntungan kepada majikannya sebanyak Rp 900 juta!!! Belum lagi efisiensi biaya renovasi rumah yang tidak kurang dari 140 juta rupiah.

Sang majikan mengulum senyum tanda puas atas dedikasi Syafei. Usai dari kantor notaris, di atas mobil sang majikan berkata, “Nanti sampai di kantor bilang kepada sekretaris saya bahwa kamu disuruh saya untuk buat paspor ya! Gak usah pake nanya macam-macam, pokoknya kamu bikin paspor Syafei!” tegas majikannya.

Syafei hanya menuruti perintah majikannya. Belakangan ia tahu bahwa ia mau diajak umrah sama majikannya sebagai syukuran atas penjualan rumah. Syafei mensyukuri karunia Allah Swt yang tak terduga ini.

***

Beberapa hari lagi menjelang umrah, sang majikan berkata kepada Syafei dalam perjalanan pulang menuju rumah majikannya “Syafei, kita khan mau pergi ibadah umrah meninggalkan keluarga. Pantang bagi kita orang laki, kalau pergi jauh ninggalin rumah tapi gak nyisain bekal yang cukup buat keluarga yang ditinggal. Ini kebetulan ada rezeki. Jangan dilihat besar-kecilnya. Salam saya buat istri dan anak-anakmu!” Syafei menerima sebuah amplop putih cukup tebal dari majikannya. Ia berucap hamdalah dan berterima kasih atas pemberian itu. Usai mengantar majikan pulang, Syafei pun kembali pulang menuju rumahnya.

Ia sampai di rumah. Dan amplop putih titipan majikan ia berikan kepada istrinya. Betapa terkejut sang istri begitu menghitung uang yang diberikan. Jumlah yang cukup banyak untuk sebuah keluarga supir seperti Syafei. Uang yang berada di amplop tersebut ternyata berjumlah 8 juta rupiah!!!

Subhanallah…., angka tersebut rupanya sama seperti kebutuhan keluarga Syafei untuk biaya daftar anaknya kuliah. Namun yang lebih hebatnya lagi, rupanya Allah Swt malah mengundang Syafei untuk berangkat umrah menuju rumahNya lewat cara yang tidak pernah ia duga.

***

Sungguh Allah maha tahu kebutuhan hamba-Nya, bahkan seringkali anugerahNya jauh lebih baik dari apa yang kita harapkan!

Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. (QS. 3:171)

KUE PERKAWINAN NAN BERKAH

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Bagi yang sudah menikah, kue perkawinan ini diperlukan untuk mengingatkan & direnungkan. Bagi yang belum menikah kue ini untuk bahan masukan, supaya jangan salah adonan. Silahkan mencoba!!! ^_^

Bahan :
1 pria sehat ...
1 wanita sehat, ...
100% Komitmen, ....
2 pasang restu orang tua, ...
1 botol kasih sayang murni .....

Bumbu:
1 balok besar humor, ...
10%hasrat dan 90%cinta 25 gr rekreasi, ...
1 bungkus doa, ...

2 sendok teh telpon-telponan, ...
5 kali ibadah/hari (tapi lebih baik jika lebih dari itu Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang)....

Tips:

1. Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang.

2. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT
IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)

3. Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.

4. Gunakan Kasih sayang cap "DAKWAH" yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.

Cara Memasak:

1. Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat yang murni....

2. Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata....

3. Masukkan niat yang murni kedalam loyang dan panggang dengan api merata sekitar 30 menit didepan penghulu....

4. Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya....

5. Kue siap dinikmati bersama ...

Catatan: Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven ber merek "Tempat Ibadah". Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan.

Selamat mencoba, dijamin halal deh ..!!....

PENGUCAPAN "ALLAH" DAN KESEHATAN

Dalam sebuah penelitian di Belanda yang dilakukan oleh seorang profesor psycologist yang bernama Vander Hoven [ VH ] , dimana telah mengadakan sebuah survey terhadap pasien di rumah sakit belanda yg kesemuanya non muslim

selama tiga tahun. Dalam penelitian tersebut VH melatih para pasien untuk mengucapkan kata ALLAH [ Islamic pronouncing ] dengan jelas dan berulang-ulang. Hasil dari penelitian tersebut sangat mengejutkan, terutama sekali untuk pasien yang mengalami gangguan pada fungsi hati dan orang yang mengalami stress / ketegangan [ tension ].


AL Watan, surat kabar Saudi sebagaimana telah mengutip dari peryataan profesor VH tsb, yang mengatakan bahwa seorang muslim yang biasa membaca Al-Qur’an secara rutin dapat melindungi mereka dari penyakit mental dan penyakit-penyakit yang ada hubungannya [ psychological diseases ].

VH juga menerangkan bagaimana pengucapan kata ALLAH tsb
sebagai solusi dari kesehatan , ia menekankan dalam penelitiannya bahwa huruf pertama dalam ALLAH yaitu ‘A’ dapat melonggarkan [ melancarkan ] pada jalur pernafasan [ respiratory system ], dan mengontrol pernafasan [ controls breathing ]. dan untuk huruf konsonan ‘ L ‘ dimana lidah menyentuh bagian atas rahang dapat memberikan efek relax , juga VH menambahkan bahwa huruf ‘ H ‘ pada ALLAH tsb dapat menghubungkan antara Paru-paru dan Jantung dimana dapat mengontrol system dari denyut jantung [ heart beat ].

Subhanallah, sungguh luar biasa kebesaran Allah SWT ini, dimana penelitian yang dilakukan oleh seorang profesor non muslim yang tertarik dan meneliti akan rahasia Al-Qur’an ini sangat mengejutkan para ahli kesehatan di Belanda.

Sekarang bagaimana dengan kita sebagai seorang muslim yang meyakini akan kebesaran kitab Suci Al Qur’an, sudahkan membaca dan mengamalkannya..?

Allah says : We will show them our signs in the universe and in their own selves, until it becomes manifest to them that this [ Quran ] is the truth.

Yaitu jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada dilangit dan di bumi , ingatlah bahwa kepada Allah-lah kembalinya segala urusan. [ QS : 42 : 53 ]

- [ Sumber dari Indonesian Moslem Student Association of North America ] -

Pacaran.. superrr lebbaayyy...

Bismillahirrahmanirrahiim ...jangan bosen baca ya, meski ini bacaan ringan, tapi insya allah isinya berbobot ^_^
dengan bahasa yg renyah, ga suntuk, diolah dengan bahasa sendiri yang mudah difahami :)

postingan kali ini judulnya pacaran, superrr lebayyy,,
hehehe.. mau nyengir dulu aahh.. :D
pernah perhatiin ga pacaran jaman sekarang..
atau bukan hanya merhatiin tapi jangan2 pernah ngalamin juga lagi.. hehe. :p
mulai dari panggilan yang lebay.. belom nikah udah kok panggil mamah papah, abi umi, *ngekkk ah...gubraaks..*
giliran putus pada manggil "si brengsek", si kurang ajar, atau apalah mungkin bahasa binatang juga keluar.., :D
bicara sama pacar Subhanallah, lembuuuut banget kata2nya,
tapi ketika bicara sama ibu, ada yang kasar, kadang bentak2.. naudzubillah.. (tapi percanten da, ka nu bageur mah moal kitu nyak,pamali..ka ibu rama mah kedah patuh ^_^)

ditambah perhatian yang lebay..
"hay.. agi ngapz" ,,, "aquh agi alu angun bubu, amu udah maem blom, jangan lupa mamz yack,, nti amu caakiitt agi".. *guubbrraakkss.. leebbayy*
dengan gaya bahasa yg lebe itu lho, manja, pura" cadel, beuh ga nahan deh, kalau ketemu tak sentil dah, diciwitt.. gemesss.. gemesss.. :D
jujur saya ga ngerti bahasa sms nak zaman sekarang,
ah dasar anak ABG ieuh, Anak Baru Gendeng,hehe.. Gaul cenah eta teh, anyway tau ga Gaul itu apa? GAya Urang Leuweung. hehe peace..

dikit-dikit ingetin makan.. kalau telat dikit.. khawatir sakit..
kalau cape dikit, khawatir dia sakit...
emngnya pernah denger ya kalau orang ga makan bentar ja bisa mati..?.. heellooww.. liat ibu kita tiap hari nyiapin makanan untuk kita, tp jarang sekali beliau yang makan duluan..
atau ayah kita yang tiap hari kerja sampai lupa makan.. tapi masih tetep baik-baik aja kan..?

tapi pernah ga kamu perhatian pada ibumu untuk makan?
lha, kalau ke pacarnya : "ayang dah makan lum?"
tapi kalau ibu yg laper kita cuekin aja, beliin baso kek atau apa gitu biar ibumu senang
(wah ngomongin baso jadi laper.. makanya jangan pacar mulu yg ditraktir, aku jg mau ..hehe)
pacar ultah kau kasih kado spesial, tapi ketika ibumu ultah kamu ngasih apa hayoo? Bodo Amat atau bahkan ga hafal ulangtahunnya kapan. ya kariimm.. tobat,,,

belum lagi kalau udah pacaran keliatan noraknya.. jalan2 ke mall pakai baju yang sama, warna yang sama juga.. tulisannya " I love You"... *iiddiihh.. anak TK dari mana itu, bajunya kembaran.. :D
trruuss... kalau lagi malem minggu,,
si cewe : "nanti malem kita mau kemana yank.."..
si cowo : "gk kemana2 dulu ya.. aq mau nonton bola"..
si cewe : "jadi kamu lebih mentingin bola.. daripada aq?"..
si cowo : "ya udah aq juga mau ngerjain tugas"..
si cewe : "jadi kamu lebih mentingin tugas daripada aq?"..
si cowo : "ya udah sekarang aq ke rumah kamu"..
si cewe : "jadi.. kamu lebih mentingin rumah aku daripada aku?"..
si cowo : "aaarrrgggg".. lho kok,
hehe..

padahal kalau udah nikah.. mau nonton bola bareng jga bisa.
mau ngerjain tugas bareng juga bisa..
pergi keluar bareng juga bisa...
eeiittss.. ada yg bilang "aahhh nga jga kok.. ga perlu nikah juga bisa begitu kok"...
iyaa bisa.. bisa dosa.. :Dhmm,, Saya jadi ingin menertawakan yg pacaran, (maksudnya, aktivitasnya itu lho, buka orangnya :D)
yang begini nih, prioritas anak SMP, SMA, bahkan nak segede menel, masih bau kencur jg ikut"an udah pacaran.
nah tuh, tanggung jawab lho,, yg dewasanya sih harusnya bisa ngasih contoh yg bener buat ade2nya.

eh, eh tapi tunggu dulu.. kayanya ada yg mau bela diri nih. ada yg protes : "ahh.. aq pacaran ga kayak gitu kok,,
tergantung orang yg jalaninnya.
pacaran aq islami.. ingetin shalat, ingetin ngaji, ingetin kebaikan, untuk dakwah, dsb"..
eheem... tapi kamu pernah ingetin ga,, kalau pacaran sebelum nikah itu dosa? ^^ hehe..
Oke, memang.. saling mengingatkan ibadah n kebaikan itu bagus, itu memang kewajiban sesama muslim untuk amar ma'ruf , nahi munkar.

Tapi, coba deh lets check, sadar ga sih, itu artinya ibadah qt ga ikhlas, bukan semata2 karna allah, tp karna si DIA.(wallahu alam).
secara tak sengaja itu termasuk riya. namun kita tak menyadarinya.
tiap detik, menit, jam, hari, pikirannya dipenuhi all about him.
malah yg ada ibadah pun karna ingin terlihat sholeh oleh si DIA.(jawabannya­ ada pd dirimu sendiri)
Saya jadi mau tahu deh…

Pacaran islami itu yg gimana coba….??
Yang kalau nulis surat cinta pakai kalimat2 toyyibah..??
Yang kalau bicara sama pacar pakai bahasa arab?
Yang mengatakan istilah ‘apel’ menjadi ‘menjalin silaturahmi’ ..??
Yang ngajakin yayangnya ke pengajian..??
Yang katanya boncengan motor tp ga pegangan..??
Yang ngakunya cuma saudara atau ‘kakak adek’..?? weleh.. weleh..
atau pacaran yg ga pernah ketemuan tapi, sms ga pernah kelewat,
ketemunya di alam mimpi atau meski raga tak bertemu tapi hati tetep bertemu..

ehemm,, apa itu ga termasuk zina hati namanya, saudaraku.. ( wallahu a'lam), DIA yg maha tau isi hati manusia.
saudaraku.. jangan kau biarkan setan menertawakanmu,
jangan mau dijebak oleh perangkap setan, keliatannya baik tapi sebenarnya menjerumuskan.
Sudahlah sahabat2ku… tinggalkanlah segala yg melalaikan
terutama untuk ade2ku, saudara semuslimku yg masih di bangku sekolah, masih berkewajiban untuk menuntut ilmu, fokuslah untuk mengejar cita2 dan raihlah cinta Allah yg paling agung.

Utamakan cinta pd Allah.
Allah dulu, Allah dulu, Allah lagi, Allah terus...kan gitu kata ust. yusuf mansyur juga :)

andai kalian tahu bahwa cinta pada Allah itu lebih indah melebihi apapun.
tidakkah kau mau berlomba2 dengan muslim yg lainnya untuk meraih cinta dari Allah?
janganlah tergoda oleh mata pecinta dunia, dunia ini hanya tipuan
hidup yang sesungguhnya adalah nanti di akhirat.
Saya sayang kalian semua, karena itu kumenasehati dengan setulus hati, gak minta imbalan apa2 kok, Saya hanya ingin mengingatkan, tegas dalam kebenaran.
Tetaplah berjalan dalam koridor syariat agar Allah selalu meridhoi langkah kita. Mari perbaiki diri kita, Bukankah wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik pula?
yakinlah JODOH akan datang seiring dengan usaha anda mempercantik diri, akhlak, lahir dan batin.